Desa Bulupayung, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap baru saja menggelar Rembug Stunting pada Tanggal 09 Juli 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya desa untuk menurunkan angka stunting di wilayahnya.

Kepala Desa Bulupayung, Bapak Ahmad Badari mengatakan, “Rembug Stunting ini menjadi momentum penting bagi kami untuk menyatukan komitmen dan langkah bersama dalam pencegahan stunting di Desa Bulupayung.”

Dalam rembug stunting tersebut, turut hadir perwakilan dari berbagai sektor terkait, seperti Puskesmas, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, serta tokoh masyarakat dan kader posyandu. Mereka berdiskusi dan menyusun rencana aksi desa dalam upaya penurunan stunting.

“Kami mendorong agar semua pihak, baik pemerintah, tenaga kesehatan, maupun masyarakat, dapat berkolaborasi untuk mencegah dan menangani stunting secara komprehensif,” tegas Kepala Puskesmas 1 Kesugihan, dr. Edy Kuncoro.

Beberapa langkah strategis yang disepakati dalam Rembug Stunting tersebut, antara lain:

  1. Peningkatan cakupan dan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, termasuk pemantauan pertumbuhan anak.
  2. Optimalisasi peran kader posyandu untuk melakukan deteksi dini dan pendampingan keluarga.
  3. Penguatan program pemberian makanan tambahan bagi anak balita dan ibu hamil.
  4. Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pengasuhan anak, gizi seimbang, dan perilaku hidup bersih dan sehat.
  5. Pengembangan sistem pemantauan dan evaluasi stunting di tingkat desa.

Bapak Ahmad Badari menegaskan, “Kami berkomitmen untuk menurunkan angka stunting di Desa Bulupayung melalui upaya bersama ini. Kami yakin, dengan kerja sama yang baik, kita dapat mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas di masa depan.”

Rembug Stunting ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mencegah dan menurunkan angka stunting di Desa Bulupayung, sehingga tercapai target Desa Layak Anak yang sehat dan sejahtera.

Bagikan Berita