Kepala Desa Bulupayung Bapak Ahmad Badari Menanam Bawang Merah

Bulupayung, 29 Januari 2026

Kepala Desa Bulupayung, Bapak Ahmad Badari, bersama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lestari Bulupayung, meluncurkan program penanaman bawang merah sebagai bagian dari inisiatif ketahanan pangan desa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan lokal dan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat setempat.

Inisiatif Penting

Penanaman bawang merah ini dilakukan di lahan pertanian milik desa, dengan melibatkan warga setempat. Kepala Desa Bulupayung menekankan pentingnya ketahanan pangan, terutama di masa seperti sekarang, di mana pasokan pangan sering kali terganggu. “Dengan program ini, kami berharap dapat meningkatkan kemandirian pangan di Desa Bulupayung dan sekaligus memberdayakan masyarakat melalui keterlibatan langsung dalam proses produksi,” ujarnya.

Partisipasi Masyarakat

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Sekretaris Desa, Perangkat Desa, Pendamping Desa, BPD, para petani, serta pengurus BUMDes. Mereka diajarkan teknik budidaya bawang merah yang baik dan benar oleh para ahli pertanian. Selain itu, pelatihan ini juga berfungsi untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pertanian.

Harapan untuk Masa Depan

Diharapkan, program ini akan memberikan hasil yang memuaskan dan dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam membangun ketahanan pangan. Dengan hasil panen yang optimal, BUMDes Lestari Bulupayung berencana untuk memasarkan bawang merah ke pasar lokal, sehingga dapat memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat.

Bapak Ahmad Badari menambahkan, “Kami ingin menciptakan desa yang mandiri dan sejahtera, dan langkah awal ini adalah bagian dari visi tersebut.” Dengan semangat gotong royong, masyarakat desa diharapkan dapat terus berpartisipasi dalam berbagai program pertanian lainnya ke depan.

Penutup

Program penanaman bawang merah ini merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian desa Bulupayung. Semoga inisiatif ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia.

Bagikan Berita